Ketakutan Maya

1132 Words

Tiga minggu setelah Rendra resmi tinggal serumah, hidup Maya berjalan dalam ritme yang nyaman. Terlalu nyaman. Setiap pagi dia bangun dengan Rendra di sampingnya. Setiap malam mereka masak bersama, makan bersama, tidur bersama. Tapi di balik kenyamanan itu, ada rasa takut yang menggerogoti Maya. Dia tidak tahu persis kapan rasa takut itu mulai muncul. Mungkin saat Rendra bilang "kita" untuk kesekian kalinya. Mungkin saat dia membayangkan masa depan yang terlalu sempurna. Mungkin saat dia sadar bahwa kebahagiaan ini bisa hilang kapan saja. Yang jelas, Jumat malam itu, ketakutannya memuncak. --- Jumat malam, apartemen mereka. Maya duduk di sofa, memeluk Kambing Kocak. Matanya kosong menatap TV yang tidak menyala. Rendra di dapur, memasak makan malam—kebiasaan baru yang dia lakukan hamp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD