33.Lonely

2419 Words

Denting jam menunjukkan pukul dua belas siang. Jelena baru saja selesai melakukan pengambilan gambar bersama model lain di sebuah studio. Walau hatinya merasa kacau, ia tetap profesional dalam bekerja. Saat ini Jelena berada di Singapura dan membintangi iklan produk brand ternama yang menjalin kerja sama dengan dirinya. Saat memasuki ruang ganti ia melihat seorang pria yang tak asing di benaknya sedang duduk manis menatapnya. Jelena tak menghiraukan tatapan pria tersebut, ia langsung duduk di depan meja rias. "Aku lega kau telah mengakhiri hubungannya dengan Rafael." Jelena mengibaskan rambutnya. "Ada perlu apa kau kesini Kelvin?" "Hei jangan salah paham. Aku sedang mengerjakan proyek yang ada di Singapura. Kebetulan tempatnya tidak jauh dari lokasi pemotretan. Maka dari itu tak ada sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD