tiga

2697 Words
Bel tanda jam pelajaran terahir sudah berahir pun berbunyi , ku raih ponsel di saku celana ku yang dari tadi terus bergetar . Ku lihat layar ponsel ku , ada tiga panggilan tidak terjawab dari nomer kak Sofyan . Aku beralih ke aplikasi chat saat ku perhatikan ada dua chat dari nomer kak sofyan juga . Sofyan [ sayang....., sudah keluar dari kelas belum...] ini chat pertama lalu chat ke dua Sofyan [ sayang ......, kakak sudah di bawah . ] begitu membaca pesan ke kak Sofyan , aku langsung berdiri dari kursi ku lalu sambil menenteng tas ku , aku berlari keluar meninggal kan Novi dan Linda yang berteriak memanggil ku . Dengan tergesa - gesa aku berlari menuruni tangga langsung berlari melewati parkiran sekolah menuju gerbang . Gerbang yang setengah terbuka di jam sekolah begini membuat nya sedikit sesak . " sorry.....sorry....sorry..., misi....misi...." ucap ku sambil menyela siswa - siswi yang lain . Siswa - siswi yang kebetulan ku sela langkah nya pun berteriak ke arah ku . Begitu sampai di tempat kak Sofyan menunggu ku , napas ku sudah tidak beraturan . " ya allah ....dek , kok ngos - ngosan gituh...? Habis maratonan ya ? " tanya kak Sofyan sambil mengernyit kan alis nya ke arah ku . Ku tarik nafas beberapa kali sebelum aku membuka suara " aku lari dari atas heee......" jawab ku sambil nyengir . Kak Sofyan mengambil sapu tangan di saku nya lalu di seka nya keringat yang menempel di kening ku . " ya ampun sampai keringetan begini ...., pacar ku kenapa pakai acara lari segala sih ..? " tanya kak sofyan . Aku yang mendengar ucapan nya pun hanya bisa tersipu , perlakuan manis kak Sofyan pada ku itu membuat ku tidak bisa menahan getaran di d**a ku . " yaa kan biar cepat ketemu sama kakak...., heee " jawab ku apa ada nya . " pelan - pelan saja sayang , aku setia kok nungguin kamu . Jangan kan satu jam dua jam ...,satu abad pun aku jabanin demi kamu " ucap kak Sofyan . Aku semakin meleh mendengar gombalan dari kak Sofyan . Hati ku bergetar setiap kata - kata romantis keluar dari mulut nya . Mungkin ini yang di nama kan jatuh cinta , rasa di mana aku selalu merasa aman dan bahagia saat berada di dekat nya walaupun dalam kondisi yang tidak baik sekali pun . Ucapan kak Sofyan tadi ku anggap sebagai doa yang ku aamin kan dalam hati . Kak Sofyan adalah hadiah terindah dari allah di tengah kesulitan hidup ku yang serba keterbatasan . Aku bahagia dan mensyukuri kehadiran nya di hidup ku . " kok bengong sih....? Ini mau pulang atau diam saja ...? " tanya kak Sofyan sambil terkekeh melihat ku yang hanya diam saja . Aku tersipu mendengar ucapan kak Sofyan , lagi dan lagi jantung ku berdebar kencang . " WHOEE.... di panggil - panggil malah asik pacaran di sini..." tiba - tiba suara kencang Linda membuat ku terperanjak . Aku menoleh ke belakang ku , Linda dan Novi sudah berdiri sambil nyengir . Sesekali dia melirik ke arah kak Sofyan sambil mengedip kan mata . Kak Sofyan yang di lirik oleh mereka berdua pun asik menunduk mengotak - atik ponsel nya . Seperti nya dia sedang membalas pesan dari seseorang . " eeeh tuh mata di jaga ya , pacar ku nih...." ucap ku sambil memandang sinis ke arah dua teman ku itu . Mereka yang melihat tingkah ku pun hanya bisa tertawa lebar , " ya ellah , bukan tipe kami kali Tan...." ucap Linda . " aku juga tau weeek...." ucap ku sambil menjulur kan lidah ku ke arah nya . " teman - teman nya Intan ya....?" Tanya kak Sofyan sambil tersenyum ke arah mereka . " ii....iya ..., teman nya . Kenalin dong " ucap Novi sambil menyodor kan tangan nya ke arah kak Sofyan " eh aku dulu...." ucap Linda sambil menepis tangan Novi . Kak Sofyan pun menyalami mereka secara bergantian dengan canggung . " maaf ya..., Intan nya saya pinjam dulu " ucap kak Sofyan . " ooh iya bawa saja...., bila perlu nggak usah di balikin sekalian . " kelakar Linda . " sembarangan loe...., dasar teman madsu ( masa depan suram ) " ucap ku sambil memukul lengan mereka . " ya sudah mas pacar nya di bawa , gila nya kumat tuh " ucap Linda sambil meringis dan berlalu meninggal kan kami . Sepeninggalan Lindan dan Novi , aku yang masih berdiri di dekat sepeda motor kak Sofyan pun langsung di minta naik oleh nya . " ayoo... naik.., kok melongo terus . Cepat yuk kita mau pergi ke suatu tempat nih " ucap kak Sofyan sambil menghidup kan sepeda motor nya . Aku naik di boncengan nya lalu dia pun menjalan kan sepeda motor nya dengan pelan . Sepanjang perjalanan , kami berbincang ringan . Kak Sofyan menceritakan bagai mana hari - hari nya di sekolah hari ini juga tentang salah seorang siswa nya yang berkelahi hari ini . Aku asik mendengar kan cerita nya sambil sesekali menimpali kalau ada hal - hal yang tidak ku mengerti . " jadi guru itu menyenang kan nggak kak...??" Tanya ku begitu kak Sofyan menyelesaikan cerita nya . " hemmm menyenang kan sih kalau memang itu minat dan cita - cita kita , tapi ada yang jauh lebih menyenang kan dari profesi guru ..." jawab kak Sofyan . "Apaan tuh.....? " tanya ku penasaran " hemmmm......, mencintai kamu " jawab kak Sofyan . Aku kembali tersenyum begitu mendengar ucapan nya . Ku tepuk punggung nya dari belakang " apaan sih kak , gombal banget " ucap ku. " loh itu tuh nggak gombal , ini memang beneran tulus dari dalam hati . " ucap kak Sofyan . " oke....oke,..aku percaya dah . Memang dasar raja gombal " ucap ku sambil kembali menepuk pundak nya . Kak Sofyan langsung tertawa mendengar ucapan ku . Aku mulai bingung ketika ku lihat kak Sofyan mengambil arah yang berbeda dengan arah ke rumah ku . " kak Kita mau ke mana....? Kok nggak belok kanan ...??" Tanya ku . " adik ikut kakak sebentar ya , kita mampir ke suatu tempat " jawab kak Sofyan . " ke mana kak....? " tanya ku penasaran . " kita ke suatu tempat yang pasti adik suka . Ikut saja dah , kakak nggak bakal nyulik kok tenang saja " kelakar kak Sofyan . " aku mau kok kalau yang nyulik kakak " ucap ku . Mendengar ucapan ku kak Sofyan tergelak , bahu nya sampai berguncang karena tertawa . " sejak kapan sih pacar kakak pinter ngegombal ......? " tanya kak Sofyan . " sejak jadi pacar kakak..." jawab ku asal . " hemmmm gituh ya..., kalau gitu neng gombalin abang dong ...." ucap kak Sofyan . Aku yang mendengar ucapan kak Sofyan pun meringis menahan malu , " eeeh cukup satu kali saja , nggak bisa di ulang lagi " ucap ku . Kak Sofyan pun kembali tertawa mendengar ucapan kami . Setelah berkendara cukup lama , ahir nya sepeda motor yang di kendarai kak Sofyan berhenti di parkiran sebuah lesehan . Ku perhatikan sekitar ku , lesehan ini terlihat ramai mungkin karena di jam makan siang . Aku turun dari boncengan kak Sofyan , dia langsung membuka helem yang ku gunakan . " kak....kok kita ke sini sih...?" Tanya ku bingung . Seumur hidup ku , ini kali pertama aku masuk lesehan . Latar belakang ku yang berasal dari keluarga yang kurang mampu tentu menjadi alasan hal itu terjadi . Jangan kan untuk pergi ke lesehan yang lumayan mewah seperti ini sedang untuk makan sehari - hari pun sulit . Bahkan untuk memenuhi kebetuhan sekolah ku seperti foto copy atau ngeprint pun aku harus kerja keras banting tulang mengerjakan pekerjaan nenek ku dulu . Hidup ku memang keras , bahkan bisa di bilang sangat keras sehingga aku tidak punya waktu atau kesempatan untuk kumpul - kumpul di cafe atau lesehan seperti anak - anak seusia ku . " hemmm...yah , ada sesuatu yang kakak ingin kasih ke kamu " jawab kak Sofyan . " tapi aku malu kak..., aku nggak pernah loh ke tempat seperti ini sebelum nya " ucap ku sambil menahan tangan kak Sofyan yang hendak menarik ku masuk . " sayang....., percaya kan sama kakak....? Kita masuk ya..., kan ada kakak . Sini pegang tangan kakak " ucap kak Sofyan menenang kan ku . Ku sodor kan telapak tangan ku yang langsung di genggam oleh kak Sofyan . Kami berjalan memasuki Lesehan dengan bergandengan tangan , aku yang masih menggunakan baju seragam ku dan juga kak Sofyan dengan baju seragam PNS nya tentu menjadi pusat perhatian pengunjung yang lain . Dengan gugup aku terus melangkah sambil mengerat kan genggaman tangan ku pada tangan kak sofyan , dia mungkin mengetahui kegugupan ku pun membalas genggaman ku juga dengan erat . " kita di sini saja ..." ucap kak Sofyan sambil menghentikan langkah nya . Kami memilih duduk di atas berugak yang di bagian bawah nya terdapat kolam ikan . Ku lepas genggaman tangan ku sebelum naik ke berugak itu . Begitu kami duduk ,seorang pelayan wanita datang . Dia menyodor kan buku menu ke arah kami . " mau pesan apa Dek....? " tanya kak Sofyan sambil memperhatikan buku menu yang di sodor kan oleh pelayan tadi . " kakak saja yang pesan...." jawab ku dengan pelan . " ayam bakar madu dua , es jeruh peras nya dua sama sayur bening nya . Salad dua sama es cream nya satu " ucap kak Sofyan . Pelayan tadi mencatat pesanan kak Sofyan lalu " baik ....., mohon di tunggu ya pak " ucap nya sebelum berlalu meninggal kan berugak yang kami tempati . Sepeninggalan pelayan tadi , kak Sofyan terlihat gelisah sambil sesekali melirik jam tanganya . Tiba - tiba bunyi notifikasi pesan dari ponsel nya berbunyi . Dengan cepat di ambil nya ponsel dari saku nya kemudian dia terlihat mengotak atik benda pipih itu untuk sesaat . " dek ..., kakak keluar sebentar ya " ucap kak Sofyan . Tanpa menunggu persetujuan ku , kak Sofyan lalu berdiri dari duduk nya kemudian melangkah keluar . Sepeninggalan kak Sofyan , aku pun berusaha mengalih kan perhatian ku ke ponsel yang dulu di belikan kak Sofyan untuk ku . Ku buka media sosial ku , sambil menunggu kak Sofyan aku iseng membuka media sosial kak Arya . Ku secroll media sosial nya sampai berhenti di satu foto yang di post oleh nya sekitar tiga minggu yang lalu . Foto nya dan seorang gadis yang mungkin seusia ku . Di caption foto tersebut dia berkata " bertemu dengan mu adalah anugrah dari tuhan ku . Bersama dengan mu adalah satu - satu nya impian ku . Menjaga mu adalah tujuan ku " . Aku tersenyum membaca caption nya , ternyata kak Arya sudah menemukan orang yang menggantikan ku . Aku bahagia , mungkin setelah ini dia akan melupakan amarah nya pada ku . Aku masih sibuk menscroll dinding media sosil kak Arya saat tiba - tiba " HAPPY BIRTDAY TO YOU...... Happy birtday to yo...." terdengar suara kak Sofyan dari arah belakang , aku langsung menoleh ke arah sumber suara . Ku lihat kak Sofyan berdiri sambil memegang kue ulang tahun dan lilin bertulis 18 tahun . Untuk senejak aku merasa apa yang ada di depan ku hanya mimpi . Hari ulang tahun ku , adalah hari yang paling ku benci dalam hidup ku . 23 februari 18 tahun yang lalu adalah hari mana aku di lahir kan dan mungkin menjadi hari di mana aku mengawali penderitaan ku . 23 februari juga ..., hari di mana orang tua ku pergi dan tidak pernah kembali sampai hari ini . Aku benci tanggal ini , aku benci saat mengingat aku di lahir kan . Terkadang aku bertanya pada tuhan...., " kenapa aku harus di lahir kan....? Jika hanya untuk menanggung derita ." , pertanyaan yang terkadang menjadi ujung dari segala kepenatan ku selama ini . " sayang....., happy birtday . Aku harap kamu selalu bahagia " kembali ku dengar suara kak Sofyan . Aku terhenyak , ku paling kan wajah ku ke arah lain . Berusaha ku redam gemuruh hati ku , amarah dan kesedihan yang bergabung menjadi satu . " tiup lilin nya dong..., happy birtday sayang " ucap nya lagi . Dengan sedikit enggan , ku tiup lilin dengan angka 18 itu sampai padam . Kini perasaan ku benar - benar kacau , banyak hal menyakit kan yang terjadi pada ku di setiap tanggal 23 februari namun baru kali ini lah ada hal baik yang terjadi pada ku di tanggal ini . Kak Sofyan tersenyum pada ku , senyum menawan dan raut mata nya yang teduh sejenak bisa membuat ku melupakan segala rasa sakit ku . " 23 februari 18 tahun yang lalu , satu hamba allah terlahir di dunia . Hamba allah yang oleh orang nya di beri nama Syafira khairunnajati dan yang kini ku panggil cinta . Selamat ulang tahun ya sayang ku " ucap kak Sofyan sambil menggenggam erat ke dua tangan ku . Aku hanya bergeming mendengar ucapan manis pada ku . Aku hanya tersenyum kecil mendengar ucapan kak Sofyan , salah satu sudut hati ku bahagia namun bagian lain dari hati ku tetap menolak tanggal 23 februari ini . " aku tau kamu benci tanggal ini..., aku tau juga kamu benci yang nama nya ulang tahun , hadiah atau ucapan . Tapi aku mau kamu tau satu hal , hari yang paling kamu benci , tanggal dan bulan yang paling ingin kamu hindari adalah hari yang paling kakak syukuri . Karena hari itu kelahiran mu , hari itu adalah hari di mana jodoh kakak di lahir kan . Jadi mulai sekarang kakak mohon ...., jangan benci lagi ya sama 23 februari " ucap kak Sofyan . Mata ku terasa memanas mendengar ucapan nya . Perlahan cairan bening tidak mampu lagi ku tahan sehingga jatuh dari kelopak mata ku . Aku tersentuh dengan apa yang kak Sofyan ucap kan , untuk pertama kali nya dalam hidup ku . Aku merasa benar - benar di ingin kan dan di perlakukan istimewa oleh orang lain . Ku tarik nafas panjang lalu ku hembus kan secara perlahan sebelum aku mulai membuka suara " makasih kak " ucap ku pelan . " sama - sama sayang....., sekarang potong kue nya dong " ucap kak Sofyan . Lagi dan lagi aku mengatakan kalau ini pertama kali nya aku melakukan hal ini . Menerima dan memotong kue ulang tahun . Untuk sejenak kami tenggelam dalam hiporia ulang tahun sederhana yang kak Sofyan siap kan untuk ku . Ahir nya ,setelah 18 tahun berlalu . Ini adalah pertama kali nya aku menyukai tanggal 23 Februari . Kehadiran kak Sofyan memang benar - benar menjadi atmosfer baru di hidup ku . Bahagia.....bahagia....dan bahagia , hanya kata itu yang tercipta di hidup ku setelah kehadiran nya . " potongan pertama buat kakak " ucap ku sambil menyerah kan potongan kue untuk nya . Kak Sofyan menerima potongan kue yang ku sodor kan . Lalu dia berbalik untuk menyuapi ku potongan kue di tangan nya tadi . Tanpa rasa jijik , di gigit nya potongan kue tadi tepat di bekas gigitan ku . " kak nggak jijik.....? Itu bekas mulut ku loh " tanya ku heran . " masak jijik sama calon istri " jawab nya . Aku hanya bisa tersipu mendengar ucapan nya yang lagi - lagi membuat ku melambung . " apaan sih kak ..., nggak lucu " ucap ku . " eeeh siapa yang bilang lucu , memang nggak lucu yang lucu itu kamu " balas kak Sofyan . Aku kembali tersenyum mendengar ucapan nya , kak Sofyan memang paling bisa membuat ku SALTING ( salah tingkah ) dengan ucapan nya . " hemmm oke...., selamat ulang tahun untuk dir ku " ucap ku dalam hati . Pertama kali nya setelah 18 tahun aku menghirup udara di dunia ini , aku mengucap kan selamat ulang tahun untuk diri ku sendiri . Aku bahagia dengan perubahan itu , dan ini semua karena kak Sofyan .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD