Pencarian

4287 Words

SEPULANG dari Buitenzorg, Papa murka bukan kepalang. Begitu tahu Mama Rukmini pergi tanpa sepenggal informasi, ia berteriak memaki para pekerja yang dirasa tak becus mengawasinya. Bahkan Mama kena imbas pula. Ia hanya duduk diam, tenang, mendengar gerungan marah Papa. Terlibat percekcokan di antara keduanya. Aku hanya mengintip di atas tangga, duduk bersendang dagu. Tangan Papa digerakkan menunjuk-nunjuk. Dimarahinya Mama menggunakan Melayu kasar. Tudingannya yang menganggap Mama sengaja membiarkan Mama Rukmini pergi membikin Mama berontak kali ini. Ia berdiri menegakkan dagu, seakan menantang Papa yang jauh lebih tinggi dan besar dibanding tubuh mungilnya. Amarah seperti menyembur dari air mukanya. Matanya yang nanar tampak olehku menyimpan rasa kesal yang ia pendam cukup lama. “Jika aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD