Rusia tidak pernah ramah pada orang yang ragu. Salju turun seperti peluru kecil dari langit, memantul di jaket hitam yang membungkus tubuh Xavier. Udara dingin menusuk paru-paru, tapi matanya tetap tenang. Lima hari ia berada di tanah ini tanah yang tidak mengenal belas kasihan, tidak mengenal status, tidak mengenal nama besar. Di Rusia, satu peluru cukup untuk menghapus legenda. Dan malam itu, Xavier memilih untuk turun sendiri. Gudang baja tua di pinggiran Saint Petersburg berdiri seperti monster tidur. Lampu-lampu redup, bau logam dan minyak bercampur darah lama. Ini bukan pertemuan bisnis. Ini pemusnahan. “Perimeter bersih,” suara dingin terdengar di earpiece. Xavier mengangguk kecil. “Tetap di posisi. Tidak ada yang bergerak tanpa perintah.” Ia melangkah masuk. Lima pria bersenj

