Empat puluh hari setelah Pak Hadi meninggal dunia. Pengajian untuk memperingati hari kepergian Almarhum, sudah selesai terlaksana. Selain mengadakan pengajian, keluarga juga menyantuni anak yatim. Memohon doa agar mendiang diberi tempat yang sebaik-baiknya di atas sana. Kediaman keluarga Pramono masih nampak ramai. Keluarga kecil Arya juga belum ada yang pulang setelah selama ini menginap. Arya belum tega meninggalkan sang ibu hanya bersama adiknya. Meski Mbak Ari masih berada di Indonesia, tapi anak-anak dan suaminya sudah kembali ke luar negeri. Daffa dan Naura sudah harus masuk sekolah. Jejak kesedihan karena kehilangan itu memang masih nampak nyata. Namun, semuanya harus kembali berjalan seperti seharusnya. Yang ditinggalkan harus tetap menjalani hidup walaupun terasa ada yang berbed

