Ada masalah pada pabrik yang berada di Karawang dan membuat Arya harus segera meluncur ke sana. Pria itu menghubungi Kinan lewat sambungan telepon. Mengabari jika nanti ia akan pulang telat, mungkin sampai malam. Acara makan malam di luar untuk merayakan ulang tahun pernikahan yang sudah direncanakan sejak lama batal begitu saja. Meski Kinan sudah bilang tidak apa, tapi Arya terus meminta maaf. Lagi-lagi pekerjaan bisa dengan mudah menyita waktunya. "Kainnya banyak yang riject, tapi mereka nggak mau tanggung jawab. Katanya mereka udah kirim kain yang baik. Kalau begini caranya perusahaan bisa rugi banyak." Intan Safitri, orang yang dipercaya Arya memegang kendali tertinggi di pabrik keduanya itu memaparkan masalah yang ada. Intan bukan hanya seorang karyawan yang kompeten dan penuh dedi

