"ARGH! Kenapa sih pakai acara habis bensin segala?!" Aneska memukul stir mobil dengan kesal. Sebenarnya, kemarin saat pulang ia berniat untuk mengisi bahan bakar mobilnya. Tetapi karena kejadian itu, ia lupa hingga baru teringat sekarang saat mobilnya sudah tidak bisa berjalan. Beruntung Aneska sudah memasukinya area perumahan. Hanya sekitar satu kilometer lagi menuju rumah. Karena itu ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. sesekali ia berlari agar cepat sampai. Lima belas menit kemudian, ia pun sampai di depan rumah yang pagarnya terbuka lebar. Membuang napas lega saat melihat mobil suaminya masih ada di sana. Dan ternyata pria itu pun sedang duduk di kursi yang ada di teras rumah. Tampak sedang memegangi map yang terbuka, entah apa isinya. Shaka menoleh saat menyadari kedatangan se

