Shaka menelan saliva saat sosok putih itu mendekat. Kenapa sekarang rumahnya menjadi horor seperti ini? Apa karena terlalu lama dibiarkan kosong? Panik tetapi tidak bisa bergerak. Semakin terkejut saat tiba-tiba saja sosok wanita itu memeluknya. Wangi rambut itu ia kenal. Seperti aroma sampo yang digunakan sang istri. "Kenapa baru pulang?" "Ka-kamu siapa?" Shaka bertanya balik. Wanita itu melepas pelukan tak berbalasnya lalu menatap wajah suami. "Mas lupa sama istri sendiri?" Shaka diam. Sosok di depannya memang terlihat seperti sang istri. Tetapi siapa tahu saja itu makhluk astral yang menyerupai. "Kamu ... kenapa ada di sini?" "Lalu? Aku harus di mana? Ini kan rumah suami aku," balas Aneska. "Tapi kamu bukannya pu—" Aneksa kembali memeluk tubuh sang suami. "Katanya cinta tapi pe

