Resti tergugu di pelukan Bobby, tidak pernah menyangka jika pada akhirnya kata cerai yang pernah dia lontarkan beberapa waktu lalu, akan berdampak sebesar ini pada kehidupannya–bermula dari ia mulai mencium perselingkuhan Shaka di belakang, lalu perselingkuhannya dengan Bobby diketahui orang tua sendiri dan beberapa waktu belakangan ini tiba-tiba sikap mertua yang dulu hangat padanya kini berubah, sampai ditutup oleh kebencian Shaka padanya akibat perselingkuhan yang nyatanya Shaka juga telah mengetahuinya. Ah, astaga ..., sesakit itu ketika pikiran Resti pergi mengutip kepingan insiden yang telah berhasil menyerangnya secara bertubi-tubi. Apakah ini merupakan sebuah titik kehancurannya sekarang? Dia bukan lagi lakon yang bisa bermain sesuka hati seperti dulu. Tangisnya pecah kala meng

