"Tidak!" Prank...! Jennifer mendengar semua yang terjadi. Dia tidak bisa percaya jika lagi - lagi Anggara luluh pada Nila. Apalagi sampai bermalam di hotel. "Kenapa ini bisa terjadi? padahal Anggara sudah aku pengaruhi!" Jennifer juga sudah tahu kalau Anggara mulai mengabaikan Nila. Tapi kenapa ia justru lemah di saat Nila akan bersama pria lain. "Dari informasi yang aku terima, Anggara mengawasi Nila meski tidak pernah memanggilnya di ruangan." Jennifer yang tidak tahan dengan semua ini mengambil kelly yang berdiri di mejanya. Ia menuju ke kantor Anggara. Yang ingin ia temui bukan Anggara tapi Sinta. Gadis yang dirumorkan menjadi favorit barunya Anggara. ... Sinta yang lembur terkejut melihat Jennifer yang datang. Namun dengan senyum ramah ia menyambutnya. "Maaf, Miss. Pak Anggar

