"Hadiah apa ya, Mas?" tanya Ditha tidak dapat menebak hadiah yang dimaksud oleh Tyo. Tidak berani untuk terlalu berharap lebih tepatnya. Tidak mungkin dari si pangeran Dino kan? Bukannya dia masih ada di atas pesawat? "Coba kamu cek dulu deh ke atas, takutnya ada makanan atau sesuatu yang bisa basi kalau gak dimasukin kulkas sampai besok." jawab Tyo kepada Ditha sekaligus memberikan solusi. "Oke, Mas. Aku ke atas dulu kalau gitu." Ditha pamit untuk meninggalkan meja VIP. Berjalan menjauhi keramaian pesta ke arah lift yang membawanya ke lantai empat, ke ruangan kerjanya. Kedua bola mata Ditha melebar begitu membuka pintu masuk ke ruang kerjanya sendiri. Di sana telah terdapat banyak sekali bunga-bunga dan berbagai kotak kado. Buket-buket bunga mawar beraneka warna yang diletakkan di mej

