Surau Dan Suara Adzan Merdu

2106 Words

Acara sederhana itu berakhir dengan baik, Tian dan Jamima saling menyematkan cincin couple yang dibawa oleh Tian bersamaan dengan berbagai macam parcel. Keduanya saling menatap dan tersipu malu. Hari indah ini akhirnya benar-benar datang, tak terbayangkan betapa mereka sangat bahagia. Keduanya terus saja mengulas senyum. Kemudian beberapa hidangan disuguhkan dalam puluhan piring. Mereka makan bersama di atas tikar dan karpet. Termasuk Ferdy dan Gabrian, cowok itu terlihat begitu takjub dengan tradisi di desa ini. Makan dengan duduk lesehan dan matanya disegarkan dengan hamparan sawah di depannya. Suara serangga malam juga menambah rasa damai yang sejak di surau tadi dia rasakan. Gabrian benar-benar menyukai segalanya, desa ini. Kali pertama dia datang berkunjung kesini, dan dia langs

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD