Bab 10 : Au ah... gelap!

1005 Words

Sudah hampir setengah jam listrik padam padahal tidak terjadi hujan. Mereka yang duduk diatas tempat tidur sambil berangkulan kini hanya terdiam sunyi. Tidak ada seberkas cahaya yang masuk sekalipun, benar-benar gelap. Helaan nafas panjang selalu terdengar pada mulut Elara. Dia terjebak seperti ini entah sampai kapan. Semoga saja listrik cepat menyala sehingga ia bisa mengusir Zian dari kamarnya. "Tadi pagi aku melihat mobilmu di pom bensin tetapi kau tidak ada," ucap Zian. "Oh... Aku mampir ke warung untuk sarapan." "Benarkah? Tapi kata tetangga jika kau pergi bersama pria berjas." Elara menaikkan alisnya. Seberapa hebatnya tetangga sampai mengetahui hal itu? Sungguh ia ingin menyumpal mulut para tetangga yang selalu ikut campur dengan keluarganya. "Aku gak sengaja bertemu dengan Pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD