Zaki mengangguk dan memeluk kembali ibunya. Penuh dengan keberanian akhirnya bisa mendapatkan alamat yang diinginkan juga, walaupun dia sendiri belum sepenuhnya yakin akan berhasil, tetapi jika sudah berusaha itu akan jauh lebih baik bagi Zaki. Hari-hari dia lewati dengan mengurus semua persiapan pernikahan, tentu saja dibantu pihak keluarga Naya juga. Sampai saat ini pun belum tahu siapa abi kandungnya Naya untuk menikahkannya nanti pada akad pernikahan membuat beban pikiran Zaki semakin bertambah. Sudah tiga minggu berlalu, terakhir kalinya Zaki berbicara serius dengan ibunya pada saat dia meminta alamat Alesya, sampai saat ini belum ada percakapan serius lainnya. Tentu waktu sangat singkat, tinggal menghitung hari Zaki akan menikahi Naya. “Kamu kenapa selalu nggak mau fitting pakaian

