Cerahnya hari ini membuat Kiara mengembangkan senyumnya. Langkah kakinya terhenti di depan toko roti, aroma manisnya menggoda dia untuk sarapan roti di hari Minggu ini. Kali ini dia harus bisa terbiasa tanpa Dani, tanpa lelaki yang biasanya perhatian dengan dia dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kinu Kiara berusaha untuk tersenyum bahagia walau Dani sudah tak ada di sampingnya lagi.
Kiara masuk ke dalam toko roti, begitu banyak pilihan roti yang menggugah seleranya, matanya terjatuh pada kue muffin coklat.
"Mau beli yang mana?" tanya salah seorang pramuniaga kepada Kiara.
Dia mendongak, mendapati seorang lelaki tinggi dengan baju chef, kacamata dengan frame bulat menghiasi wajahnya.
"Ini, muffinnya satu," ucap Kiara tersenyum.
"Hanya muffin saja? Ada menu yang baru, mau coba kak?" ucapnya lagi.
Dia menawarkan roti menu baru yang ada di barisan paling depan.
"Silahkan," ucapnya tersenyum ramah kepada Kiara. Sebagai pelanggan baru, Kiara benar-benar merasa dilayani sepenuh hati. Sungguh dia begitu bahagia saat ini. Rasa kesepiannya sedikit terusir dengan beberapa kue coklat di hadapannya.
Kiara lalu membayar kue itu, dia berdiri di kasir dan ternyata lelaki tadi itu juga menjabat sebagai kasirnya.
"Berapa mas semuanya?" tanya Kiara sembari mengeluarkan dompetnya.
"Khusus untuk kakak cantik yang pertama kali mengunjungi toko baru saya, semuanya gratis kak."
Kiara menaikkan alisnya, dia cukup terkejut mendengarnya, seperti dijatuhi durian runtuh, dia beruntung dua kali.
"Benar mas?" tanya Kiara meragu.
"Iya, khusus untuk pelanggan pertama hari ini, semua kuenya gratis."
Kiara seketika menjadi sumringah, terlihat jelas wajahnya menjadi cerah mendengar kata gratis.
"Wah, benar? Makasih lo mas," ucap Kiara
"Tapi ada syaratnya," ucap lelaki di hadapannya.
Kiara melirik ke arah name tag yang ada di baju chefnya. Dia melihat ada nama Reno Rahmad Algheza.
"Syaratnya apa?" jawab Kiara penasaran.
"Rotinya harus dimakan di sini, dan kalau boleh mbak aku foto ya buat feed ig, tenang, nanti aku kasih feenya," ucap Reno dengan senyum manisnya. Lesung pipinya terlihat jelas, membuat Kiara sejenak terpaku.
"Oh gitu, boleh deh," ucap Kiara.
Kiara lalu duduk di bagian samping toko roti, cukup luas dan memang cocok jika cafe dengan toko roti disatukan.
Reno lalu masuk ke dalam, melepas baju chefnya dan dia tinggal memakai kemeja kotak-kotak berwarna biru lalu mengambil kameranya yang ada di atas meja pribadinya. Reno lalu sedikit berlari kecil untuk segera menemui Kiara yang sedang memakan kue, dia tersenyum kepada Kiara lalu mengangkat kameranya dan Kiara mengangguk setuju bahwa dia akan diambil fotonya Kiara.
Hasil foto Reno sangat bagus, apalagi Kiara juga cantik, sangat pas dan Reno langsung mengupload di instagramnya. Selang beberapa menit, beberapa orang menyukai foto Reno, apalagi karena hastag yang dia gunakan membuat beberapa orang langsung tertarik