Chapter 28 Mulai Terlihat

1571 Words

“Lain kalo lo jangan lancang ke manajer ya, Ben. Gue jadi takut dipecat.” Selin kemudian diam karena menunggu reaksi Ben. Akan tetapi sepertinya lelaki itu bersikap santai. Tentu saja. Karena lelaki itu punya pihak yang memback upnya. Dari sudut pandang Ben yang belum mengetahui siapa Satria sesungguhnya, pasti tidak akan takut dengan Satria. Itu sebabnya tidak heran kemarin Ben langsung mencengkram kerah Satria. Yang berujung pada jatuhnya hukuman bahwa Ben harus mengerjakan tugas Selin selama satu minggu ini. Itu adalah permintaan Selin. Bagian dari rencana yang ia pikirkan. Satria hanya menurut. Lalu dalam seminggu ini, Selin jadi punya alasan untuk menjadi lebih perhatian pada Ben. Dengan begitu sikapnya tidak akan dicurigai. Ia perhatian dengan dalih tidak enak kepada Ben. “Kalo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD