bc

BADAI SEBELUM PELITA

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
HE
heir/heiress
tragedy
bxg
mystery
lucky dog
addiction
wild
like
intro-logo
Blurb

Bagi Pelita, Bryan itu adalah ksatria dalam hidupnya, pria yang menjadi garda terdepan untuk melindunginya, pria yang akan datang paling cepat ketika ia membutuhkannya. Lama-kelamaan, perasaan terlarang itu mulai muncul ke permukaan tanpa diminta. Membuat Pelita terlanjur jatuh ke dalam pesona pria itu. Sehingga Pelita ingin terus menyelam sampai ke dasar, dan tidak bisa lagi melarikan diri dari perasaannya. Bertahun-tahun ia pendam perasaan itu, semata-mata karena tidak ingin menghancurkan hubungan kakak beradik yang telah terjalin diantara keduanya. Namun, segala usaha itu sia-sia karena sebuah mimpi buruk yang sulit diperbaiki.

Bagi Bryan, Pelita adalah penyemangat hidupnya, gadis itu adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan agar ia tidak lagi berpikir untuk mati. Gadis itu telah menyelamatkannya dari serpihan beling yang semakin lama merobek jiwanya. Namun, ombak yang deras menerjang segala mimpi indahnya menjadi sebuah mimpi paling buruk yang pernah ia alami seumur hidupnya. Pelita, yang dulunya ia dambakan, menjadi salah satu sosok yang paling ia benci.

Rasa benci itu terlampau besar, hingga dengan satu kalimat menyakitkan dari bibirnya, Bryan membuat Pelita pergi. Namun, Pelita tidak akan membiarkan kisah cinta mereka berakhir tragis begitu saja. Pelita akan muncul, meskipun Badai menghadangnya.

chap-preview
Free preview
Prolog
"Dulu kita melakukan segalanya bersama, kenapa kamu mendadak bersikap seperti orang asing? Sampai sekarang aku masih belum mengerti. Apa sebenarnya salahku?" Pria dengan mata setajam elang itu hanya diam. Giginya gemeretak, dengan tangan mengepal kuat. Herannya, meskipun abai, pria itu masih berbaik hati menunggu gadis yang kini basah kuyup karena guyuran hujan deras diluar sana. Ia berusaha menahan diri dari rasa iba untuk memeluk tubuh ringkih itu, karena rasa bencinya jauh lebih dalam. "Apa kamu sudah bosan? Apa yang harus aku lakukan agar kamu kembali?" Lirih gadis itu, kini tubuhnya gemetaran bukan karena takut, melainkan udara dingin begitu menusuk kulitnya yang hanya terbungkus kaus tipis. Karena pria yang di hadapannya ini sepertinya tidak mau repot memberikannya mantel atau mengizinkannya masuk ke dalam dan menghangatkan diri dengan secangkir coklat panas. "Mudah sekali. Kamu mau tahu jawabannya?" Mata gadis itu seketika berbinar. Ada harapan terpancar walaupun sekecil permata batu cincin sekalipun. Tapi setidaknya masih permata kan? "Aku...akan lakukan apapun. Asalkan kamu kembali," Gadis itu baru saja hendak mendekat, namun melihat prianya beringsut mundur dengan pandangan dingin, dengan sadar diri, ia urungkan langkahnya. Meskipun, hatinya sakit bukan main. "Pergilah dari hadapanku sejauh mungkin, sampai bayanganmu nggak akan terlihat lagi." "Apa?" "Kamu dengar kan? Aku sudah muak melihatmu, orang asing yang dipungut ibuku. Mau sampai kapan kalian menjadi parasit dikeluarga kami? Atau kalian memang berniat merebut harta ayah?" "Kamu nggak sungguh-sungguh dengan ucapanmu kan?" "Aku sangat serius. Sampai rasanya, ujung kukumu pun membuatku muak."

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.6K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
53.5K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.3K
bc

Menyala Istri Sah!

read
4.1K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
13.8K
bc

Desahan Sang Biduan

read
56.2K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
16.0K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook