Story By Arum Sari
author-avatar

Arum Sari

ABOUTquote
Ceritaku adalah refleksi peristiwa dan kejadian yang pernah aku lihat, amati dan alami dari orang-orang yang pernah berada di dalam kehidupanku. Kalau kalian suka cerita-ceritaku ini, dukung aku agar bisa membuatku terus berkarya. Terima kasih 😊
bc
Takdirmu Adalah Dendamku
Updated at Jan 27, 2026, 19:07
Dunia Langit runtuh berkeping-keping. Ayahnya tewas menjadi korban tabrak lari, disusul tak lama kemudian oleh kepergian ibunya. Hidupnya jungkir balik, memaksa Langit putus kuliah dan bekerja sebagai barista di Cafe Dewa demi menafkahi Mentari, adik semata wayangnya. . Hari-hari Langit diselimuti dendam membara kepada sosok yang telah menghancurkan hidupnya. Setiap malam, ia merapalkan doa, berharap bisa melihat orang itu merasakan sakit yang sama, yakin bahwa karma itu nyata dan akan segera datang. . Namun, demi sang adik pula, Langit bertekad untuk bangkit. Ia meninggalkan kehidupannya yang keras dan menyembunyikan identitas aslinya sebagai Naga Langit. Tak ada lagi yang lebih ia inginkan selain melihat Mentari mencapai cita-citanya. . Ketenteraman Langit terusik ketika ia menyelamatkan Malia, seorang wanita depresi yang berniat melompat dari gedung tinggi tempat Langit bekerja. Tak disangka, Malia adalah putri pemilik gedung. Malia pun jatuh hati pada Langit, dan dengan segala cara ia berusaha menaklukkan sikap Langit yang acuh dan dingin. Malia percaya Langit adalah takdirnya, pria yang diutus Tuhan untuk menyelamatkan hidupnya, membantunya bangkit dari masa lalu kelam, dan yakin seyakin-yakinnya bahwa Langit adalah jodohnya. . Namun, saat benih cinta mulai tumbuh di antara keduanya, sebuah rahasia kelam mulai terkuak. Rahasia yang menjadi alasan di balik takdir yang menimpa, dan jawaban atas doa-doa yang dari hati yang penuh luka. . .... . Seketika itu pula Langit terpaku. Ditatapnya Malia tak percaya, seolah dunia di sekelilingnya berhenti berputar. Dadanya terasa begitu sesak, hatinya sakit seperti dihujam sebuah pedang. Kedua bibirnya bergetar, menahan kata yang tak bisa terucap. Tak pernah ia merasa serendah ini di hadapan seorang wanita, selain Sang Ibu. Ia tak mengerti dan tak tahu lagi apa yang harus dilakukannya kini. Ia sudah tak sanggup lagi. Ini memang terlalu berat baginya. Tanpa berkata apa-apa, ia pun berbalik dan berjalan masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan Malia yang masih berdiri dengan kemarahannya yang belum sirna. . Beberapa saat kemudian, terdengar pintu kamarnya diketuk pelan. Perlahan, Mentari membuka pintu kamar yang tak terkunci itu. "Dia sudah pulang," ucapnya pelan, menjawab pertanyaan yang terpancar jelas di wajah sang Kakak. . Mentari lalu menghampiri Langit, menatapnya dengan tatapan sendu. "Benar apa yang dibilang Kak Malia, Mas? Mas... dibayar buat pacaran sama dia?" Tanyanya dengan suara terbata, matanya mulai berkaca-kaca. . Langit menundukkan kepalanya dengan malu, menahan air matanya agar tak menetes. Bukan Malia yang membuatnya ingin menangis, tapi melihat Mentari yang menatapnya dengan mata berkaca-kaca membuat hatinya sangat hancur. Mentari pasti sudah menganggapnya begitu rendah. . "Mas...?" Tanya Mentari lagi, suaranya sedikit bergetar. . Tapi Langit tetap diam. Ia tak sanggup menjawabnya, bahkan hanya untuk melihat wajah Sang Adik. . "Apa ini semua demi aku?" Mentari mencoba menahan isaknya, suaranya hampir tak terdengar. Ditatapnya lebih dekat wajah Langit yang masih tertunduk, matanya sudah berkaca-kaca. Namun, Sang Kakak masih enggan untuk menjawab. Ia pun lalu beranjak pergi dan masuk ke dalam kamarnya. Dan tangisnya pun pecah di sana, suara isaknya terdengar jelas oleh Langit. Memporak-porandakan hatinya. . Langit memejamkan kedua matanya. Seketika air matanya mengalir deras, membasahi pipinya. Hatinya dipenuhi penyesalan. Harusnya ia memang tidak melakukannya. Harusnya ia tidak menerima tawaran itu. Ia pun lalu beranjak bangun, berjalan masuk ke dalam studio lukisnya. Diambilnya kembali lukisan terakhir Ayahnya, yang selalu mengingatkannya pada luka lama. Dan ia kembali memeluknya erat dalam dada. Dibiarkannya air matanya tumpah di sana, membasahi kanvas. Ia kembali menangisi kedua orang tuanya, meratapi nasibnya yang terasa begitu berat. Dan kembali merapalkan doa penuh dendam kepada orang yang telah menghancurkan keluarganya, sebuah janji yang terukir dalam setiap tetes air matanya.
like
bc
90 Hari Selingkuh
Updated at Jan 27, 2026, 19:06
"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." — Karenina . Sembilan puluh hari menuju sebuah perhelatan agung, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. . Aidan—pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti—telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. . "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." — Aidan . Lalu muncul Bintang. . Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Bersamanya, Karenina berani melanggar protokol—sekadar untuk mengecap rasa sepotong ayam cepat saji tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, ia merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban rahasia di punggungnya. . "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kamera tua. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." — Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat—perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. . Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding beton di Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.
like
bc
Tetanggaku Adalah Mautku
Updated at Jan 27, 2026, 19:06
"Mereka mencuri masa lalumu, untuk memberimu masa depan yang 'normal'." . Marissa hanya ingin menjadi wanita biasa. Setelah tragedi besar yang menghancurkan keluarganya, ia hidup dalam perlindungan yang sangat ketat. Suaminya yang sempurna, Armand, dan pengawasan hukum dari Pak Wisnu adalah benteng yang menjaganya agar tidak pernah lagi menyentuh kegelapan masa lalu yang terkunci rapat di ingatannya. . Bagi mereka, kesembuhan Marissa adalah prioritas. Dan cara untuk sembuh hanya satu: Marissa tidak boleh mengingat apa pun. . Namun, dunia yang dikondisikan dengan sangat rapi itu mulai retak. Emma, seorang tetangga yang tampak tidak berbahaya, mulai mengusik batasan-batasan yang ada. Di tengah upaya Marissa mempertahankan kewarasannya, sebuah pesan singkat yang tak sengaja terbaca di ponsel suaminya mengubah segalanya. . Marissa menyadari bahwa hidupnya bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah rencana yang disusun dengan tingkat presisi yang mengerikan. Ia menyadari bahwa perlindungan yang selama ini ia terima sebenarnya adalah rantai yang menahannya. . Kini, saat insting yang seharusnya terkubur mulai bangkit kembali, Marissa harus mencari tahu: Apakah mereka menjaganya agar dia selamat, atau agar mereka selamat? . "Kebahagiaan itu palsu, jika ia dibangun di atas ingatan yang dipenjara."
like
bc
Menculik Anak Jenderal
Updated at Nov 4, 2024, 18:35
Berpacaran dengan Alma selama lima bulan, Barra terus saja menolak saat Alma ingin mengenalkannya kepada orang tuanya. Ia belum siap jika harus berhadapan dengan Ayah Alma, seorang Jenderal paling disegani di negeri ini. Barra merasa dirinya tak sebanding. Ia tidak punya apa-apa untuk dibanggakannya, selain Ibunya. Ia bahkan tak pernah mengenal Ayahnya yang telah meninggalkannya begitu saja sejak ia masih kecil.Sampai saat hari itu tiba, saat Barra benar-benar harus berhadapan dengan Sang Jenderal yang ternyata tak menyetujui hubungan mereka. Barra hampir saja putus asa, hingga kemudian Alma muncul di hadapannya. Menangis dan memohon untuk membawa pergi dirinya. ♥♥ Demi memperjuangkan restu Sang Jenderal Barra dan Alma pun memulai pelariannya. Dibantu oleh seorang sahabat Barra, mereka pun melakukan perjalanan panjang yang menegangkan mulai dari Jakarta, Yogya, Semarang, Bromo hingga Bali. Bersembunyi dari kejaran orang-orang suruhan Sang Jenderal. ♥♥♥ Ikuti keseruan perjalanan panjang Barra dan Alma yang menegangkan, yang dibumbui oleh romantisme, persahabatan serta penghianatan demi sebuah restu orang tua.
like
bc
The Mistress of Money Laundering (Ratu Pencuci Uang)
Updated at Jan 27, 2026, 21:27
Pagi ini minum cokelat hangat di Swiss, sorenya belanja tas limited edition di Paris, dan besoknya ia sudah duduk manis beramal di panti asuhan. Itulah hidup Brianna Anindita. . Bagi jutaan pengikutnya, Brie adalah influencer papan atas dengan hidup sempurna—cantik, kaya raya, dan berhati malaikat. Namun, tidak ada kemewahan yang datang secara gratis. . Dulu, Brie hanyalah gadis idealis yang pulang membawa gelar luar negeri demi membalas budi Ibunya, seorang pensiunan guru, dan Ayahnya, pemilik toko buku tua yang telah banting tulang membiayai sekolahnya hingga ke luar negeri. Namun hati Brie hancur saat kenyataan hanya memberinya kursi teller bank dengan gaji pas-pasan. Di titik terendah itulah, Baskara datang menawarkan dunia gelap di mana uang bukan lagi masalah. . Kini, Brie adalah The Mistress of Money Laundering. . Akuntan bayangan yang "membersihkan" triliunan rupiah uang korupsi pejabat. Tapi beban terbesarnya bukan hanya hukum, melainkan kebohongan di depan kedua orang tuanya. Tumbuh besar dengan ajaran hidup jujur dan prinsip integritas dari orang tuanya, Brie kini terpaksa bersandiwara hebat. . Orang tuanya sangat bangga, mengira putri mereka sukses besar lewat karier halal sebagai pengusaha skincare dan influencer sukses. Brie harus tetap tersenyum dan menahan sesak saat sang Ayah memuji keberhasilannya dengan mata berbinar bangga, padahal setiap rupiah yang ia berikan untuk kenyamanan masa tua mereka adalah uang panas yang berlumuran dosa. . Setiap donasi adalah kamuflase, dan setiap senyum di kamera adalah cara menyembunyikan ketakutan yang mencekik. Brianna memberikan orang tuanya surga dunia, sembari menyembunyikan kenyataan bahwa ia adalah saksi kunci yang nyawanya bisa terancam kapan saja. Jangan tertipu dengan apa yang kamu lihat di layar. Karena hidup yang paling diimpikan banyak orang ini, sebenarnya adalah penjara paling menyiksa bagi Brianna.
like
bc
Cinderella Tanpa Pangeran
Updated at Jan 24, 2026, 18:07
Bagi Cindra, menjadi asisten pribadi Leo Atmaja itu bukan soal karier, tapi soal uji nyali. Leo bukan pangeran berkuda putih, melainkan Pangeran Kodok super manja yang punya hobi aneh: merusak kehidupan asmara Cindra! Sudah tiga kali Cindra mencoba menjalin hubungan dengan cowok lain, hanya agar hidupnya bisa sedikit berwarna di luar tembok Istana Atmaja. Namun, tiga kali berpacaran, tiga kali pula ia diputuskan tanpa alasan yang jelas. Ternyata, dalangnya cuma satu: Leo. . Dengan 1001 cara ajaib dan akal bulus, Leo sukses "membeli" para mantan Cindra supaya menghilang dari hidupnya. Bagi Leo, bersaing secara sehat itu membosankan. Kalau bisa disabotase dengan uang dan kekuasaan, kenapa tidak? . Namun, permainan Leo kali ini kebablasan. Saat dia mencoba menggunakan cara yang sama untuk menyingkirkan Chef Pram—Chef pribadi keluarga Atmaja yang justru mendapat restu penuh dari Mama Cindra—segalanya meledak. . Sepatu kaca itu akhirnya pecah karena ego dan obsesi. Cindra memilih melangkah pergi dengan luka yang teramat dalam, meninggalkan Leo yang tertinggal dalam kehancuran dan penyesalan. Sang Pangeran Kodok kini benar-benar sendirian, dipaksa belajar mandiri dan melangkah di atas kakinya sendiri tanpa harus menyabotase hidup orang lain. Dan yang paling menyakitkan: ia harus melangkah tanpa Cindra. . Dua tahun berlalu. Di sebuah pesta yang tak terduga, sebuah sepatu terjatuh di tengah kesunyian malam. Leo berdiri di sana, memungut sepatu yang di dalamnya terukir namanya: Leo. . Tapi kali ini, ia bukan lagi Leo yang dulu.
like